'teori sambel', ungkap terapi sembuhkan migrain
Pernahkah mengoleskan
sambal atau gerusan cabai di
permukaan kulit? Pasti panas dan
memerah seperti terbakar, apalagi
jika cabai rawit yang digunakan.
Menurut penelitian, efek ini bisa
mengungkap metode termanjur
sembuhkan migrain.
Penelitian yang dilakukan para
ilmuwan di University of California
tersebut mengungkap adanya
kesamaan antara nyeri saat kulit
diolesi sambal dengan nyeri saat
migrain. Rasa nyeri yang muncul
sama-sama dipicu oleh pelebaran
pembuluh darah.
Saat sambal dioleskan ke
permukaan kulit, kandungan
capcaisin dalam cabai memicu
pelepasan senyawa Calcitonin
Gene-Related Peptides (CGRP).
Senyawa ini memberikan efek
pelebaran pembuluh darah
sehingga aliran darah meningkat
dan memicu rasa nyeri.
Sebelumnya, penelitian lain
menunjukkan bahwa nyeri yang
dialami saat migrain atau sakit
kepala sebelah juga dipicu oleh
pelebaran pembuluh darah. Dengan
menahan pelepasan CGRP, diyakini
pengiriman sinyal nyeri melalui
saraf bisa dicegah atau dihambat.
Amgen, sebuah perusahaan obat
migrain menguji kebenaran 'teori
sambal' ini dengan menyuntikkan
obatnya ke bawah permukaan kulit
yang diolesi cabai. Normalnya, kulit
akan terasa perih atau panas, namun
dengan obat tersebut nyeri tidak
muncul karena pelepasan CGRP
dihambat.
"Apa yang diharapkan dari
pendekatan antibodi tersebut
adalah menghalang-halangi
reseptor atau sekaligus mengurangi
pelepasan CGRP itu sendiri," kata
Peter Goadsby yang memimpin
penelitian ini seperti dikutip dari
Daily Mail, Rabu (24/3/2013).
Berbagai inovasi dan terobosan
terus dilakukan untuk mencari
terapi paling manjur dalam
mengatasi migrain. Suntik botox
alias botulinum toxin merupakan
salah satu terobosan yang telah
disetujui penggunaannya secara
medis, namun hanya ditujukan bagi
pasien dengan migrain
Sumber https://www.facebook.com/pages/Tips-Kesehatan/519607541408225
Tidak ada komentar:
Posting Komentar